Bahwa Linux cukup imun terhadap virus tentunya sudah banyak yang tahu. Salah satu alasan migrasi dari Windows ke Linux adalah kehandalan Linux dalam menendang setiap virus dan membuat virus tidak berdaya.

Namun, coba tanyakan pada aktivis Open Source, “Linux bebas virus ya ?”

Jawaban para aktivis lebih banyak, “Sebenarnya ada, kalau sistem nggak dirawat dan ada celah. Mungkin sekarang belum tapi ya tetap ada kemungkinan ada, hanya saja sedikit..”

Buat saya, jawaban tersebut justru “terlalu jujur“. Lha iya, kalau kita menjawab demikian, mungkin respon seseorang yang ingin migrasi karena alasan virus menjadi, “Apa bedanya dong sama Windows. Sekarang masih sedikit, nanti bisa banyak…”

Saya lebih cenderung untuk bilang, “Ya, Linux bebas virus. Pengalaman saya selama sekian tahun tidak pernah diganggu sama virus. Beda waktu saya masih pakai Windows. Kalaupun saya pakai antivirus, jalannya komputer jadi lambat secara drastis. Mungkin saja di Linux ada virus, bisa karena kurang perawatan, ada celah atau ada juga penggunaan yang tidak secure, tapi itu jarang sekali”.

Bedanya apa ? Bedanya, kalau pada jawaban pertama, kita menjawab dengan fakta yang minimal terlebih dahulu, yang justru mengurangi arti dari fakta maksimal. Lain dengan jawaban kedua, kita bilang fakta maksimal terlebih dahulu baru menyampaikan fakta minimal.

Ini soal psikologis. Kalau belum apa-apa kita sudah memberi tahu fakta yang menakutkan, padahal fakta itu hanya sekian persen dari kemungkinan, apapun yang kita sampaikan pada kalimat berikutnya akan kehilangan arti penting.

Apakah itu berarti berbohong ? Tentu saja tidak. Kita hanya menukar posisi fakta yang dibicarakan kok. Memangnya paket antivirus saat promo dan marketing memberi tahu kemungkinan lolosnya virus akibat tidak terdeteksi mereka ? Tentu saja tidak. Mereka lebih mengedepankan keunggulan, karena keunggulan dalam mengantisipasi virus itu yang menjadi fakta utama.

Jadi, kalau ada yang tanya, “Memangnya Linux bebas virus ?”, jawab saja “Ya”. Buktinya ? Ya saya jadi bukti awal selama beberapa tahun terakhir ini. Saya yakin ada banyak contoh soal penggunaan Linux yang bebas virus.

Coba baca berita beberapa tahun lalu, soal gembar-gembor ada virus di Linux. Mana buktinya ? Berapa persen bukti tersebut benar terhadap kenyataan security di Linux ?

Iklan