Jakarta, PT Telkom Tbk memperluas cakupan area layanan Internet broadband Speedy demi meningkatkan jumlah pelanggan 300% hingga akhir 2007.

Direktur Consumer Telkom Ermady Dahlan mengatakan, perseroan menargetkan dapat meraih 300 ribu pelanggan Speedy baru hingga akhir 2007. Sementara menurut dia, hingga akhir 2006 pelanggan Speedy yang sudah terjaring mencapai 100 ribu pelanggan. Artinya, pada akhir 2007 jumlahnya diharapkan menjadi 400 ribu.Ia pun memaparkan, untuk mencapai target tersebut Telkom akan menambah cakupan area jaringan khususnya di kawasan timur Indonesia.

“Hingga akhir tahun ini kota yang akan dilayani Speedy menjadi 40 kota dari 22 kota saat ini,” kata Ermady ketika ditemui di booth Speedy di sela-sela pameran komputer di Jakarta Convention Centre, Kamis (8/3/2007).

Ia menjelaskan Telkom juga akan menyediakan akses Internet nirkabel melalui zona hot spot. Pada tahap awal akan dibangun sebanyak 20 zona hot spot di sejumlah kafe di Jakarta.

Pun, Ermady mengatakan pola pemasaran yang dijalankan saat ini akan diubah menjadi pola dealership atau kemitraan dengan distributor. Tujuan dari perubahan pola itu, lanjut dia, penjualan Speedy akan menjadi satu atap, artinya pelanggan akan membeli layanan Speedy lengkap dengan peralatan yang dibutuhkan seperti modem dan perangkat lainnya.

“Kalau sekarang pelanggan masih membeli peralatan pendukung secara
terpisah,” ujarnya.

Ermady mengungkap, pendapatan rata-rata per pelanggan (average revenue per user/ARPU) Speedy saat ini sekitar Rp 300 ribu. Telkom berharap ARPU akan meningkat dan mampu menyumbang Rp 1 triliun bagi pendapatan total Telkom. (rou/nks)

Iklan