Kenangan pada Julio Lopez kembali terangkat menjelang duel PSIS kontra Persib di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (15/4). Beberapa musim silam bomber asal Cili itu pernah menjadi bagian penting Maung Bandung.
Di LI 2004 Lopez merupakan ikon lini depan Persib. Walau hanya bermain setengah musim, Lopez memikat hati bobotoh. Lopez bahkan sempat mengisi album kompilasi keluaran suporter Viking. Bersama penyanyi asal Kota Kembang, Conny Dio, ia melantunkan lagu berjudul Persib Nu Aing, yang selalu diputar saat Persib bermain di Stadion Siliwangi.

Kondisi sudah berbalik. Walau sempat dicap pengkhianat oleh fan Mahesa Jenar karena hengkang ke Bandung, Lopez kini malah menjadi kapten PSIS.

Popularitasnya setara dengan striker asing asal Argentina, Emanuel de Porras, pujaan publik Semarang terdahulu. “Masa indah di Bandung telah saya lupakan. Sebagai profesional sejati, fokus saya membawa PSIS menang,” ujar Lopez.

Grafik penampilan Persib yang tengah on-fire tak membuat Lopez ngeri. Bahkan sebaliknya, adrenalin Lopez untuk menjebol gawang Tema Musadat kian terpacu. “Persib akan mengalami nasib seperti Persija, yang dilumat 3-0. Ini Semarang, bukan Bandung!” tegas Lopez.

Menikmati Underdog

Kubu tamu menikmati status underdog. “Kepercayaan diri yang berlebihan bisa menjadi senjata makan tuan. Lihat saja, kami akan membuat kejutan,” janji Arcan Iurie, pelatih Persib.

Catatan rekor tandang yang bagus menebalkan kepercayaan diri Zaenal Arif dkk. Di kandang lawan dua pekan lalu, Persib menghantam Persikota 1-0 dan Persikabo 2-1.

Keberhasilan Persema dan Persela mengeruk poin absolut di Semarang juga menumbuhkan spirit anak-anak Persib. “Tak ada yang mustahil dalam sepakbola. Jatidiri tak selalu angker,” ucap Suwita Patha, kapten Persib yang musim lalu berbaju PSIS. (Ario Yosia/Budi Kresnadi)

Prakiraan Formasi
—————————
PSIS (3-5-2): 12-Komang (K), 5-Maman, 25-Fofee, 27-Zoubairou (B), 17-Harry, 4-Kahudi, 15-Ebi, 8-Wahyu, 23-M. Ridwan (T), 18-Alfredo, 10-Julio (D) Cadangan: 22-Agus Murod, 3-Idrus Gunawan, 19-Dedean Sudarni, 8-Ari Yulianto, 11-M. Fachrudin, 13-Modestus Setiawan, 33-Asep Winarso, 9-Indriyanto Nugroho, 21-Khusnul Yaqien Pelatih: Bonggo Pribadi

PERSIB (3-5-2): 28-Tema (K), 5-Patricio, 30-Nova, 4-Bayu (B), 7-Salim, 19-Suwita, 11-Cabanas, 18-Eka, 12-Gilang (T), 10-Barkouwi, 15-Arif (D) Cadangan: 21-Cecep Supriatna (K), 2-Edi Hafid, 13-Aji Nurpijal, 8-Cucu Hidayat, 20-Sonny Kurniawan, 3-Yaris Riyadi, 9-Bekamenga, 16-Dicky Firasat. Pelatih: Arcan Iurie

>> Kembali ke Atas

Bobotoh Dikawal di Semarang

Rasa penasaran suporter Persib tampaknya tak terpuaskan. Walau jarak Bandung-Semarang cukup jauh, antusiasme bobotoh tetap tinggi.

Maklum, saat Maung Bandung menghadapi PSSB Bireun mereka dilarang datang karena itu laga larangan. ”Bobotoh kini sedang senang. Jarak tak menjadi persoalan,” papar Ketua Viking, Herru Joko.

Viking pun tak mengorganisasi anggota ke Semarang. Namun, banyak bobotoh sudah siap menggalang suporter setelah berkoordinasi dengan Viking. “Dari laporan terakhir tak kurang 500 bobotoh yang akan berangkat dengan bus atau kendaraan sendiri,” papar Herru.

Apalagi hubungan bobotoh dengan fan Semarang, Panser Biru atau Snex, cukup harmonis. “Selama ini hubungan kami tak ada masalah,” tegas Herru. “Kami akan menyambut bototoh dengan tangan terbuka,” sebut Edy Purwanto, pentolan Snex.

Pihaknya siap melakukan pengawalan selama Viking berada di Semarang sepanjang koordinasi nanti lancar. (tgh/ning)

Iklan